Mitos Perkawinan

Akhir-akhir ini santer diberitakan di media cetak dan infotainment tentang berita perceraian atau kasus prahara rumah tangga para selebriti, seperti pasha ungu, tora sudiro dan rizki the titans.
Dalam mengarungi bahtera rumah tangga pastilah kita mengalami yang namanya masalah, hal yang sangat wajar dalam rumah tangga ditemukan masalah, namun ada kalanya masalah itu menjadi besar dan akhirnya mengakibatkan kandasnya mahligai perkawinan, Philip McGraw seorang penulis sekaligus pengamat perkawinan menengarai sekitar 50% penyebab kandasnya perkawinan akibat suami-istri terjebak di dalam mitos. Misalnya cekcok atau perang mulut, yang semestinya dicurigai sebagai “lampu kuning” malah dianggap sebagai “bumbu perkawinan”. Agar hubungan kasih tetap manis maka kenalilah mitos mitos lainnya agar anda tidak terjebak.

Mitos Tentang Perkawinan

1.Perkawinan yang harmonis tergantung pada kesamaan visi suami dan istri dalam segala hal. Salah besar!! sebab mustahil dua pribadi yang berbeda bisa klop satu sama lain.sebaliknya perbedaan yang ada justru memperkaya batin suami-istri dan makin mendewasakan diri.

2.Perkawinan yang membahagiakan adalah yang berjalan mulus, bebas dari pertentangan. Hubungan yang sehat memberikan ruang bagi suami istri untuk berargumentasi, Andai suatu kali anda dan dia bersikukuh mempertahankan pendapat masing masing, sah saja, ketidaksetujuan bukan suatu kelemahan, yang penting perhatikan cara berargumennya, hindari bentak membentak.

3.Orang sering terjerat pada pemikiran, bahwa untuk menyelamatkan perkawinan, api cinta harus membara seperti saat pertama kali berjumpa, hmm ini sih cuma cerita fiksi atau di sinetron saja. realitanya cinta bisa diwujudkan lewat kebersamaan meluangkan waktu dengan membaca koran atau makan malam berdua.

4.Hubungan yang selaras menuntut kesamaan interes hobi dan kesukaan, bila anda dan si dia kebetulan memiliki hobi yang sama ya bagus, tetapi bila tidak anda atau dia tidak harus bersusah payah untuk mencocokkan karena pada akhirnya akan ada unsur pemaksaan yang berujung pada perasaan kesal di salah satu pihak.

5.Perkawinan yang bahagia adalah yang sepi dari keributan, banyak suami istri yang menduga perkawinan mereka tengah terancam akibat perbedaan pendapat. Argumentasi sama sekali bukan untuk mencari siapa yang benar dan siapa yang salah, ketahuilah berargumentasi adalah sesuatu yang sehat dan mampu mendewasakan pikiran kedua belah pihak dalam membina hubungan.

6.Hubungan yang mesra tidak ada kaitannya dengan seks, apa anda percaya?? Keliru besar.. Seks adalah moment yang sangat penting bagi suami dan istri untuk melepas ketegangan setelah lelah bekerja dan mengurusi masalah rumah tangga. Bercinta adalah kegiatan khusus yang membedakan warna hubungan anda dengan orang lain.. Suami/istri bukan hanya teman untuk berbagi melainkan belahan jiwa.. tips tambahan dari saya sendiri.. untuk masalah seks dengan pasangan lebih baik saling terbuka dan jujur setelah berhubungan agar tercapai kenikmatan bersama dan saling belajar untuk memberikan yang terbaik untuk pasangannya. nah untuk masalah seks ini khususnya bagi yang mendambakan keturunan bisa dibaca lebih lanjut pada mitos sex untuk menghasilkan keturunan.
7.Ada kiat yang benar dan salah dalam membangun hubungan yang harmonis. suatu persepsi yang sangat menjebak. di dunia ini tidak ada pasangan suami istri yang sama satu dengan yang lainnya. untuk melanggengkan hubungan maupun menyelesaikan konflik yang ada tentunya berbeda beda. Saran : Gali kiat dan cara yang cocok bagi anda berdua, boleh juga untuk berkonsultasi pada ahli perkawinan, namun keputusan terakhir ada di tangan anda..

 

Nah Tuh yang dah pada nikah “termasuk GW” baca tuh, semoga membantu…….

T. Deep

~ oleh topandeep pada 4 Desember 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: